Memahami orang lain

sebenarnya lucu jg kalo inget kejadian waktu itu. pas lagi keluarga pada kumpul, becanda ama ponakan, eh disuruh cerita deh ama ponakan ttg Gerandong. namanya anak kecil, ya udah ngarang cerita aja. ngalor-ngidul, atas-bawah, depan-belakang, dsb.

bla…bla……gerandong anak nya Mak Lampir, bla…bla….bla….dan pada akhir cerita, si Gerandong akhiornya mati kalah perang ama macan. tiba2 si kecil bertanya, “Lho, Pak Tani nya Kemana?”

?????????bingung kan…? padahal cerita tadi tuh ga nyangkut pak tani. akhirnya selidik punya selidik, ternyata yang dimaksud ama ponakan tadi tuh Gerandong yang biasa nya dipake buat meisahkan butir padi dari pohonnya (emang padi ada pohonnya?). itu loh, motor diesel buatan orang desa kalo mo panen padi. istilahnya “motor selep” kalo di tempatku. nah, si ponakan ku tadi pengennya diceritakan tentang motor selep tadi, karena dia biasa melihat pak tani bersama keluarganya naik mobil gerandong tadi kalo mau ke sawah. hehehe…kontan aja seisi rumah pada ketawa karena persepsi antara aku dan ponakan ku tadi berbeda.

kalo mo diambil hikmahnya, sebenarnya ada manfaat dari kesalahan tadi. ada baiknya kita mengkonfirmasi dulu apa permintaan orang lain, meskipun sebenarnya kita dah tau. dalam konteks Marketing, Customer retention diawali dari Customer satisfaction, yang salah satu caranya adalah dengan mengetahui keinginan konsumen. boleh dikata, kita harus masuk pada pemikiran mereka, atau berupaya seolah2 menjadi mereka untuk mengetahui apa sebenarnya keinginan mereka. namun ada kalanya mekipun kita sudah berupaya mencoba memahami keinginan mereka, tidak jarang kita salah mempersepsikannya. jalan yang terbaik adalah dengan berkomunikasi. karena dengan komunikasi, semuanya bisa dengan jelas diketahui. hehehe…..

Cheers…… :_)

Pos ini dipublikasikan di Economy & Business, Other. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Memahami orang lain

  1. reyhan berkata:

    kita hadir di dunia untuk saling memahami, adakalanya manusia tidak faham dengan kehidupan sekitarnya, sehingga timbul suatu realitas sosial didalam ruang lingkup masyarakat tersebut. jadi, suatu hal yang menjadi persepsi saling memahami itu sangat lah dibutuhkan di dalam kehidupan saling memahami

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s