Ahmad “alqiyadah” Mushadiq bertobat

Jum’at kemaren, akhirnya pentolan Al-Qiyadah Al-Islamiyah menyatakan dirinya bertobat. Alhamdulillah……proses Taubatnya Ahmad Mushadiq ini setelah melalui serangkaian diskusi panjang dengan para ulama dan cendekiawan muslim indonesia.

pertobatan Ahmad Mushadiq ini bukan karena paksaan. permintaan atas adanya diskusi antara dirinya dengan beberapa cendekiawan muslim juga berasal dari inisiatif dirinya. namun sayangnya, pertobatan dedengkot Alqiyaah ini tidak diikuti oleh beberapa pengikutnya.

masih banyak diantara pengikut Al-qiyadah menytakan masih tetap akan bertahan dengan keyakinan Al-qiyadah nya. sebagian lagi dari mereka menyatakan bertaubat dan membakar segala macam buku-buku yang diterbitkan oleh golongan Al-qiyadah dan kembali kepada agama islam dan menyatakan 2 kalimat syahdat yang sebenarnya.

sementara itu, masih ada saja aliran sesat lain yang muncul. sebut saja aliran “dibawah naungan wahyu” dengan pimpinan nya Edi wongsodimejo (kalo ga salah). dia menyatkan bahwa tata-cara solat orang islam saat ini salah. waktu berdiri dengan waktu ruku’ adalah sama panjangnya. hal ini dikatakan berdasarkan atas nabi ketika beliau sholat.

Lah jelas, namanya Nabi. berdirinya saja sudah lama, dengan membaca ayat-ayat Al-Qur’an yang panjang. Ruku’ nya pun lama dikarenakan membca tasbih dan tahmid yang juga tak kalah panjangnya. dimana sih nalar orang-orang ini? menafsirkan berbagai macam cara dengan tanpa ilmu yang mumpuni. semoga kita tidak termasuk orang2 didalm nya. Amin…..

Pos ini dipublikasikan di Other, Religions. Tandai permalink.

16 Balasan ke Ahmad “alqiyadah” Mushadiq bertobat

  1. benbego berkata:

    semoga yg lainnya ikut menyusul ya!😀

  2. Purwanto berkata:

    Maksudnya apa sih..si mushadeg
    apa sudah nyerah .mana expresimu..

  3. alwafiridho berkata:

    mungkin… tobatnya ini bukan tobat yang murni soalnya dia pas tobat itu kelihatannya tidak memungkinkan deh…!

  4. awank maulana berkata:

    mudah2an bkn karena (turun) wahyu yang memerintahkan dia untuk bertobat, tapi karena sadar akan kekeliruanya…Amin…insyaAlloh.

  5. andika berkata:

    alhamdulillah semoga para “nabi” yang lainnya juga ikut bertaubat.

  6. andika berkata:

    alhamdulillah semoga Indonesia segera bebas dari segala ajaran yang menyesatkan..

  7. aaad berkata:

    saya bersyukur dia sadar, mudahan allah mengampuni dosanya kr telah menghancurkanumat muslim baik yg sudah berkeluarga atau hub.ortu dengan anak

  8. yohz berkata:

    Semoga Allah selalu menerangi ummatNya yang dalam kegundahan, dan semoga jamaah lainnya yang mengatasnamakan Islam kaffah lain lebih melihat sesuatu dengan prespektif yang berbeda..karena kemampuan manusia itu terbatas dalam menyikapi sesuatu, Allah swt lah yang lebih tahu.wallahu a’lam.

  9. cahsaya berkata:

    Mz. Fer….
    sekarang muncul aliran baru lho…..
    gak usah sholat, gak usah puasa, gak usah zakat dan gak usah ngejalanin rukun islam dan iman dech…..
    Pengikut aliran ini harus sederhana, rumah hanya cukup untuk satu orang dan pakaian juga cuman sehelai (gak usah ganti-ganti meski dah bau banget)
    Aliran ini hanya diharuskan untuk menunggu…..
    menunggu kiriman aja…
    Kiriman dari anak cucu kalau punya……
    nama aliran ini adalah aliran “Al-Mautiyah”
    Mau?

  10. Mz Fer berkata:

    wah….Cah saya ki piye tho? masak aliran Al-Mautiyah ditawarkan padaku. tawarin dl ama mbah Tile. hehe…..namun semuanya pasti akan mengikuti aliran ini nantinya. entah kapan……..

  11. maya berkata:

    alhamdulillah..:-)

  12. ndin berkata:

    manusia selalu membeda-bedakan sementara yang maha pencipta tidak pernah , jangan pernah menilai orang dari batangnya(luarnya) tapi lihatlah akarnya(pola pikir)

  13. Bensyn berkata:

    Dahulu, Para Nabi dan Rosul juga dianggap sesat, bahkan Nabi Muhammad sendiri tidak digubris ajarannya. Karena kita masih sayang dengan ajaran yang dibawa leluhur kita, walaupun ajaran itu salah atau dibuat mirip dengan ajaran Allah. Makanya apabila Datang kelompok yang terkecil (sedikit) yang menyampaikan kebenaran hakiki (dari Allah) pasti dianggap sesat, padahal mungkin kitlah yang jauh tersesat.
    Dan penentang pertama pastilah orang2 bangsawan dan ulama, seperti yang pernah terjadi pada zaman Nabi-Nabi sebelumya. Maka yang terbaik bagi kita adalah DIAM! Boleh jadi merekalah yang benar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s