Malaikat pernah “ngeyel”

angels.jpg

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (Al-Baqoroh 2:30)

Pernah nyangka ga sih kalo Malaikat itu pernah “ngeyel” ? hehe…ntar dulu, “ngeyel” nya Malaikat disini bukan seperti ngeyel nya Manusia. Ga mungkin lah yauw, namanya Malaikat itu kan selalu patuh paa perintah penciptanya. Ga ada kata “membangkang” dalam kamus Malaikat.
Sebelumnya saya minta maaf pada semuanya yang ga setuju dengan penggunaan kata “ngeyel” ini. Bukan maksud untuk melecehkan atau sok tau dan sebagainya. Namun lebih kepada upaya memahami dengan kalimat yang simple dan bahasa yang mudah dimengerti.
Awal mula para Malaikat ini “ngeyel” adalah pada saat Tuhan Azza wa Jalla hendak menciptakan Manusia di bumi ini sebagai Khalifah. Para Malaikat kemudian sedikit heran (dalam penafsiran saya sendiri), kok bisa Tuhan mau menciptakan Manusia di Bumi ini sebagai Khalifah, sedangkan kerjaannya nanti nya juga akan membuat kerusakan (terbukti kan…).
Menurut mereka (Malaikat), sudah cukuplah Tuhan menciptakan Malaikat yang senantiasa patuh menyembah dan mensucikan nama-Nya. Mereka senantiasa tunduk dan patuh terhadapa segala perintah-Nya. Namun kemudian Allah menjawab keraguan mereka denga mengatakan bahawa Ia lebih mengetahui dari apa yang mereka tidak ketahui.
Tersadarlah para Malaikat tersebut dan langsung meminta ampun atas kelancangannya. Tidak seperti Manusia, yang baik secara sadar pun telah melakukan suatu kesalahan, masih juga belum mau memohon ampun (Ya Allah, ampunilah segala khilaf dan salah hamba).
So, patutlah dijadikan pelajaran (Ibrah) dari ayat 30 surat Al-Baqarah tersebut, bahwa hendaknya kita segera memohon ampun atas segala khilaf kita. Saya yakin dengan seyakin-yakinnya bahwa Yang Maha Kuasa akan mengampuni kita jika kita sadar dan bertobat. Jangan terus-terusan “ngeyel” lho, ntar malah dipecat dari kedudukan “Khalifah”. 😀

Pos ini dipublikasikan di Other, Religions. Tandai permalink.

3 Balasan ke Malaikat pernah “ngeyel”

  1. luthor berkata:

    sak karepmu wisss…
    daripada mikir….

  2. bank al berkata:

    kalau kita nggak banyak ngeyel, kita bisa jadi malaikat dong ?
    Padahal malaikat aja kepingin jadi kita alias khalifat.😀

  3. wrikfw@yahoo.com berkata:

    Stellar subject , I really hope how to make my website this worthwhile !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s