Ah-Say, Bukan nama Sebenarnya

Sayang….“Say, sini dong…aku mo curhat nih.”, “wah, tapi ada anak-anak nih, piye?”. “Ga papa, ntar aku bisikin aja”

………………………..commentles. speak nothing. I just hold up my Laugh, Stupefied with that kind of words, that I’ve never heard before in my community. Yup. This is a new kind story of “Ah-Say, bukan nama sebenarnya”.                           

That afternoon, when the rain show up bashfully, atawa gerimis, datanglah sesosok mahluk wanita bersama dengan rekannya, Sigit Deedat, ke tempat di mana “Ah-Say” bukan nama sebenarnya indekos. She told us that she want to go to a place where she will work. Not quite clear, but, suddenly, tiba-tiba, tak disangka tak dinyana, kalimat diatas pada paragraf pertama muncul. Mas Luthor juga ada disana. Entah dia ikutan ketawa atawa malah cemburu karena ga bisa dapat kesempatan sperti itu. Ga tau lah, yang jelas, kalimat diatas sangat jarang sekali dijumpai di komunitas kami.

Nah, kedatangan si Nona Ah-Say tersebut membuat sebuah pertandingan sepakbola yang sedang berlangsung saat itu di hentikan sejenak untuk menguras lapangan yang penuh dengan genangan air akibat hujan. Entah berapa lama tukang kurasnya mampu menguras stadion tersebut, tapi yang jelas, panggilan “Ah-Say” tersebut membuat penonton pertandingan sepak bola tersebut beralih ke pertandingan lainnya yang ada di TV.

Well, I guess it is the new era for Ahsan , bukan nama sebenarnya, to keep goin for the truth deep inside his heart. From here, with all your friend neighbours, I wish u all good luck. Catch her while it’s still hot. Don’t let her go. Cause when the fire has quenched, it’s hard to make it burn again. Mas luthor, sabar aja ya. Dik Reni masih mau nuggu kok.

Sorry kalo ada salah. Semua karakter yang ada di atas adalah fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama, tempat dan kejadian, semua itu hanyalah kebetulan yang disengaja. Ingat, semua cerita diatas penuh dengan kiasan. So…be wise to translate it into your own words. Salam……. ~)

 

Pos ini dipublikasikan di love, Other. Tandai permalink.

7 Balasan ke Ah-Say, Bukan nama Sebenarnya

  1. I Know berkata:

    I know What U did that afternoon.

    hahahaha😉

  2. pujangga bermulut pedas berkata:

    Semoga bukan pepesan kosong seperti yang dulu-dulu..

  3. pujangga bermulut pedas berkata:

    Sebenarnya saya sangat berharap kisah ini akan diakhiri dengan happy ending seperti halnya telenovela. Namun entah mengapa kok malah jadi berlarut-larut seperti never ending story ya? Kata orang, biarlah waktu yang menjawab semuanya, tapi entahlah, sang masa pun tampaknya enggan berkomentar. Saya menangkap sinyalemen bahwa tampaknya yang bersangkutan berambisi untuk memenangkan penghargaan Chase of the Year untuk tahun 2006 sekaligus 2007 (semoga saja tidak mencetak hattrick dengan menyabet gelar yang sama untuk tahun 2008). Wallahualam..

  4. Dee berkata:

    Ah andai saja kalian tau betapa sengsaranya menguras stadion menggunakan sedotan es!!!!!!!!!!!!

  5. preside berkata:

    wakakakak…..
    tentunya luthor juga bukan nama sebenarnya kan…
    nek sebenarnya berarti ada royaltine no…

  6. preside berkata:

    protesss…
    gambare gak sebenarnya juga toh….

  7. Mz Fer berkata:

    Teruntuk mas Ah-Say…..go get it. mumpung lagi diskon buah anggur hijau. lho….opo hubungane? ;(

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s