Adam tidak tinggal di Surga

Adam tidak tinggal di Syurga !
(Pengupasan ilmiah tentang Jannah dan penerbangan antar planet)
Oleh : Armansyah
Al Qur’an banyak sekali bercerita masalah penciptaan manusia yang pertama oleh Allah Swt, yaitu Adam hingga kronologi turunnya Adam bersama sang istri, Siti Hawa, untuk menjadi khalifah dibumi.
Dalam banyak ayat, Al Qur’an mengatakan bahwa tempat mula-mula Adam dan Hawa adalah disuatu tempat bernama “Jannah”, yang oleh kebanyakan ahli tafsir diterjemahkan sebagai “surga”, sebagaimana surga yang dijanjikan untuk orang-orang yang beriman pada hari kemudian.
Tetapi … benarkah demikian adanya ?
Tidakkah akan dijumpai beberapa kejanggalan dan menimbulkan masalah yang irrasional dan bertentangan dengan akal pikiran manusia, begitu memasuki pemahaman AlQur’an lebih jauh lagi ?
Bukankah Allah sendiri mengatakan bahwa Al Qur’an itu adalah kitab petunjuk bagi orang yang bertakwa dan suatu kitab yang isinya mudah dipahami ?
“Kitab ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa.”
(QS. 2:2)
“Sesungguhnya Kami menjadikan AlQur’an dalam bahasa Arab supaya kamu memahami(nya).”
(QS. 43:3)
Dan memang, pilihan Allah terhadap bahasa Arab sebagai bahasa Qur’an agar mudah dipahami rasanya sangat tepat sekali, karena bahasa Arab adalah bahasa yang kaya akan makna dan gaya bahasa serta memiliki seni keindahan tersendiri, baik dari tata bahasanya, cara pelafazannya dan lain sebagainya. Apalagi memang Rasul Muhammad Saw sendiri diutus dari kalangan bangsa Arab, yang secara otomatis bahasa Arab menjadi bahasa ibunya.
“Dan jika Kami jadikan dia /sebagai/ bacaan asing tentulah mereka bertanya : “Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya ?”. Apakah /patut bahasanya/ asing dan /Rasul adalah orang/ Arab ?”
(QS. 41:44)
Kembali kita pada permasalahan semula, yaitu mengenai kata-kata Jannah yang disebut didalam AlQur’an sebagai tempat tinggal Adam dan istrinya sebelum diturunkan kebumi, tidaklah tepat kita artikan sebagai surga.
Ada pengertian lain yang lebih tepat untuk penafsiran kata Jannah ketimbang dari penafsiran surga, yaitu Kebun yang subur !
Dan memang Jannah dalam bahasa Arab dapat berarti kebun dan dapat juga diartikan sebagai surga.
Dalam hal ini, A. Hassan untuk tafsir Al-Furqan-nya tetap memakai istilah Jannah untuk tempat tinggal Adam yang pertama kali, dengan menggunakan catatan kaki pada hal. 10 ….”tinggallah di Jannah (kebun atau surga) ini….”
Sementara banyak pula tafsiran lain, termasuk versi Depag RI yang menggunakan pengertian surga untuk tafsiran kata Jannah
Untuk itu, mari kita bahas lebih jauh lagi dengan berdasarkan dalil-dalil Qur’an, logika dan Science modern.
Adam diciptakan oleh Allah untuk menjadi khalifah dibumi
Dan sementara itu Adam tinggal di jannah yang terletak disuatu tempat
lalu Adam dan Hawa melanggar atas skenario yang sudah ditentukan Tuhan
selanjutnya Adam dan Hawa dipindahkan atau diturunkan dari Jannah itu menuju kedunia sebagaimana yang sudah dikehendaki oleh Allah semula.
“Ketika Tuhan-mu berkata kepada Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak jadikan seorang khalifah dibumi !”. Mereka bertanya: “Apakah Engkau mau menjadikan padanya makhluk yang akan membuat bencana padanya dan akan menumpahkan darah, padahal kami bertasbih dengan memuji Engkau dan memuliakan Engkau ?”
Dia menjawab: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui !”.
(QS. 2:30)
“Hai Adam ! tinggallah engkau dan istrimu di Jannah serta makanlah oleh kamu berdua apa-apa yang disukai, tetapi janganlah kamu mendekati Syajaratu, karena kamu akan termasuk golongan mereka yang zhalim”.
(QS. 7:19)
Mungkinkah Adam saat itu tinggal disurga bersama dengan Jin dan malaikat ?
Ingat … Iblis adalah segolongan dari Jin
Hanya saja saat itu mereka belum ingkar, sampai pada saat perintah sujud kepada Adam
Setan dan Iblis itu adalah dua nama untuk satu mahkluk jahat
Dan Makhluk jahat ini kita klasifikasikan atas 2 :
Golongan Jin
Golongan manusia
“Dan ingatlah, ketika Kami memerintah kepada malaikat: “Sujudlah kepada Adam !”, lalu mereka sujud kecuali iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia durhaka kepada perintah Tuhannya !”
(QS. 18:50)
“Dan demikianlah Kami jadikan bagi setiap Nabi itu musuh, syaitan-syaitan /dari/ manusia dan jin, sebahagian mereka membisikkan kebohongan kepada sebahagian yang lain sebagai tipu daya.”
(QS. 6:112)
Sekarang jika kita memahami pengertian Jannah sebagai surga yang akan kita tempati pula pada hari akhir nanti :
Apakah Adam tinggal disurga bersama jasad kasarnya ?
Apakah dia juga bisa melihat Tuhan ? melihat malaikat ? melihat Jin ?
Bukankah Tuhan berfirman ataupun berkata-kata kepada Adam ? hal ini mengingat dalam Qur’an tidak ada disebutkan bahwa Tuhan mewahyukan kepada Adam selama dia masih didalam Jannah melalui perantara Jibril.
Bukankah juga Adam melihat akan sujudnya para malaikat kepada dirinya ? atau tidak ?
Iblis jelas sudah ingkar, tapi kenapa masih ada dalam surga yang suci ?
Buktinya dia masih bisa merayu Adam dan istrinya untuk mendekati Syajarah
dalam terjemahan Indonesia, biasanya ditafsirkan sebagai “pohon terlarang dalam surga”
Adakah hubungan antara Jannah tempat tinggal Adam pada mulanya itu dengan Jannah yang dikatakan terletak didekat Sidratul Muntaha, dimana Rasulullah Muhammad Saw melakukan perjalanan Mi’rajnya seperti pada surah 53:15 ?
Dalam hal ini saya akan mencoba mengupas semua pertanyaan ini dengan gamblang dan logis, berdasarkan hal-hal yang dapat diterima oleh akal dan pikiran manusia wajar dan dapat pula dianalisis dengan ilmu pengetahuan, baik sekarang apalagi dimasa yang akan datang, InsyaAllah.
(bersambung……..)






Whatever lah. Entah penafsiran Anda salah atau benar wallahu a’lam.. Semoga semua yang Anda tuliskan dan akan tuliskan masih dalam batas akidah dan tidak melenceng dari wahyu Allah. Yang jelas bagi saya pribadi itu semua tidak akan mempengaruhi keyakinan akan kebenaran Islam termasuk Al-Qur’an. Hanya terkadang kita lupa bahwa akal manusia sangat terbatas. Bukan bermaksud membatasi daya pikir kita, tetapi untuk menyadarkan bahwa untuk sesuatu yang bersifat “ghaib” Allah memang tidak membuka rahasiaNya terlalu banyak. “Wa maa utiitum minal ‘ilmi illaa qaliila”. Dan menurut saya jannah atau “syurga” adalah salah satunya. Tambahan lagi, sebagaimana kita ketahui bahasa2 dlm Al-Qur’an kadang bisa langsung kita telan mentah2 dan kadang harus melalui penafsiran yang itu memerlukan pemahaman secara holistik bukan hanya terhadap Al-Qur’an tetapi Islam keseluruhan termasuk (menurut saya) sejarah kehidupan Rasulullah SAW.
Maksud tulisan saya ini tak lain agar kita semakin berhati2 dalam mengambil kesimpulan dari penafsiran kita terhadap Al-Qur’an maupun Islam secara keseluruhan. Karena di sini semua orang bisa mengakses dan membaca. Gak peduli org muslim atau bukan, yang awam atau yang pinter, yang sedang belajar Islam atau yang sedang mencari2 celah untuk meragukan ajaran Islam. Apapun itu, semoga wacana ini bermanfaat dan semakin mempertebal keimanan dan keislaman kita. Amin…
Wallahu a’lam bishshawab…
regard,
Hamdy
anda benar, maksud dari dimuatnya artikel ini adalah bukan untuk membenarkan tentang adanya surga atau tidak. yang jelas, tulisan ini dimaksudkan untuk menambah wacana bagi kita. tidak ada maksud untuk “menyetir” akidah kita mengenai keyakinan tentang adanya surga. semuanya kita kembalikan lagi kepada Allah yang maha tahu segalanya. kita hanya orang biasa, yang jauh dari kesempurnaan dan masih terlalu bodoh dibandingkan dengan “Ilmu-Nya”. Wallahu a’lam …..
regards………..
Kalau Allah bilang Jannah ya jannah, nggak usah ditakwil tanpa ilmu dari rasululloh shallallahu’alaihi wa sallam. Salam kenal.
Pembahasan yang cantik. Usaha memahami seperti ini menurut saya bagus deh. Kadang, terlintas juga. Adam itu tinggal di Kampung Akhirat, sebagai tempat tujuan akhir (TTA) manusia setelah transit di bumi atau tempat lain. Sebagai agama akal, usaha untuk memahami seperti ini banyak dirindukan.
Ini juga dilakukan oleh Huttaqi yang melempar gagasan (apakah gagasan awal atau nggak, sy nggak tahu). Beliau lontarkan bahwa nabi Isa tidak akan turun di akhir jaman.
SAYA SEPAKAT ADAM TIDAK TINGGAL DI SYURGA. YEAH…MESKI SAYA JUGA TIDAK YAHU ADAM SEBENARNYA TINGGAL DIMANA. TAPI YANG JELAS SEPERTINYA DIA MASIH BERGABUNG DENGAN SHEILA ON 7…
setelah diedit :
SAYA SEPAKAT ADAM TIDAK TINGGAL DI SYURGA. YEAH…MESKI SAYA JUGA TIDAK TAHU ADAM SEBENARNYA TINGGAL DIMANA. TAPI YANG JELAS SEPERTINYA DIA MASIH BERGABUNG DENGAN SHEILA ON 7…
SALAM KENAL!!!
Mungkinkah Adam dan Hawa tinggal disurga bersama Iblis penggoda dengan jasad kasar ? Kok mungkin, Dah pasti Lah…. Makanya waktu sekolah ato kuliah duduk paling depan….
Lalu dimana surga tersebut ? Hanya Allah Yang Tau….
Abstrakkah ? Klo saya jawab, Surga ngga Abstrak… Hanya Allah Yang Tau….
Konkretkah ? Jelang Dos…. Makanya waktu sekolah ato kuliah duduk paling depan….
Apakah didunia ini ? Maksudnya???? yang jelas ngga di bumi,
sehingga begitu disuruh turun kedunia mereka seolah hanya tinggal menjejakkan kaki melangkah seolah Doraemon yang memiliki pintu ajaibnya ? Nonton Doraemon, kaya gitu dech kejadiannya…. Jangankan Allah, Nabi, Rasul & para malaikatnya aja hebat-hebat(punya banyak mu’zijat dari Allah SWT tentunya)…..
Lalu bila syurga itu abstrak, bagaimana bisa Adam dan Hawa tinggal dalam suatu lingkungan abstrak sementara mereka sendiri terdiri dari materi atau benda yang berwujud ? Nah Lho…. Berarti kan dah 51% ngga abstrak… you said but you reject…
Lalu bagaimana Iblis bisa keluar dari surga pada saat Adam diusir? Kan Iblis Hebat juga, Dia banyak meraih penghargaan lho… Coba baca asal usul Iblis Yang sebanarnya…..
Jika Iblis memang sudah diusir dari surga oleh Allah sewaktu pertama kali ia ingkar atas perintah Allah bagaimana tahu-tahu Iblis bisa menggoda Adam dan Hawa yang masih disurga ?
Iya emang benar Iblis di usir dari Surga tapi bukan berarti dia tidak diijinkan untuk masuk Surga….. Lagian Allah tlah mengijinkan Iblis untuk Menggangu Adam Dan Turunannya(termasuk Rencana Allah, check it back boy )…. Ini jelas ga ada dipelajaran sekolah ato kuliah…..
Sedemikian tipisnyakah shelter dari surga itu sehingga bisa ditembus oleh Iblis ? Kok mikir tipis yang tebal aja masih bisa ditembus…. Jelas lewat pintu depan Donk Kan dah ada Passwordnya, hehehe….
Apakah mereka juga makan dan minum dengan benda abstrak ? Nanyanya Aneh,
Apakah pakaian mereka juga abstrak ? Huh, Makanya waktu sekolah ato kuliah duduk paling depan….
termasuk daun-daun Jannah yg untuk menutupi tubuh kasar mereka ?
Apakah benda-benda yang dikenal oleh Adam yang diajarkan oleh Allah 2:31 adalah abstrak ? Apakah Anda Abstrak….. Jangan-jangan kamunya yang Abstrak….
Saya Mo Nanya, Apakah Yang Adam Dan Hawa Lakukan Adalah Zina?
Adam sampai sekarang masih tinggal di PENJARA !!!!
eh… maksude Adam Hussein dudu tho????
pak cik….kalo saya duduke pas kuliah ga di depan ga di belakang piye???
kok aneh2 sih. surga itu diluar pemikiran kita.
kok mau mencoba mengira2..
Iblis itu bukan golong dari jin. iblis itu bendahara surga. sesepuh para malaikat. tentu saja dia bebas keluar masuk sorga
saya adalah orang yang belum begitu dalam
memahmi islam.dan saya juga sangatantusias
untuk mempelajarinya.saya berharap segera sambungannya.
sambungannya dah ada yang judulnya : “adam tidak tinggal di surga II”.
jangan campur pikiran lu dengan pikiranNya.. lu bukan siapa2 men.. jadi jangan “sombngkan diri”.. gw tau lu ga nyoba mengubah.. cuman ketika semua itu lu pikirin dengan otak dan gaya ilmiah lu.. wah bisa gila lu.. DIA itu sapa,kamu itu sapa.. sadar yah..
Lam keNaL,,
mungkin gw setuju klo adam dan hawa tidak tinggal di surga, tapi surga yang mana dulu nih??
karena kalo kita lihat di Al baqarah Ayat 25
“… surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan : “Inilah yang PERNAH diberikan kepada kami DAHULU.” Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya ”
pada dasarnya orang2 yg masuk surga mengatakan
“ini yang pernah diberikan kpd kami dahulu”,
jadi pada dasarnya ada 2 jenis surga,
surga di dunia dan
surga d iakhirat.
klo gw beranggapan ‘jannah’ itu bentuk surga di dunia yang di huni oleh semua makhluk yang berjasad, bahkan termasuk iblis sekali pun.
“Allah berfirman: “Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina”.” (Q.S 7:11)
Allah mengganti kata iblis dengan orang, jelaslah bahwa orang merupakan makhluk yang berjasad.
“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.”
skali lagi Allah menegaskan bahwa syaitan/iblis itu “NYATA”
jadi jannah->taman-> surga di dunia
ketika dia melanggar perintah Allah
“Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kamu TIDAK melaksanakan apa yang telah DIPERINTAHKAN Allah itu , niscaya akan terjadi KEKACAUAN di muka bumi dan KERUSAKAN yang besar.”
(Q.S 8:73)
Adam melakukan kekacauan dan kerusakan di muka bumi, bukan di surga.
jadi karena merusak dia di usir dari (jannah->taman->di bumi), di beri tantangan oleh Allah untuk menata kembali supaya dia bisa merasakan jannah->(surga di bumi) agaar dapat masuk surga di akhirat .. “…ini seoerti yang pernah kami rasakan dahulu…” (Q.S 2:25)
saya sadar saya hanya manusia biasa yang memiliki banyak kesalahan, ini hanya berupa pemikiran saja
“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran.” (Q.S 38:29)
Allah memerintahkan kita untuk ber-FIKIR bukan untuk menerima sesuatu berdasarkan mainstream atau doktrin secara turun temurun
“Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah,” mereka menjawab: “, tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari nenek moyang kami”. “, walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?”.” (Q.S 2:170)
salam kenal
salah seorang pembawa risalah Tuhan
=)
Memang susah menurut saya untuk memastikan terjemahan dari Jannah dalam ayat-ayat tsb. Saya punya satu tambahan buat penulis artikel ini. Bahwa dalam “jannah” tersebut Allah sudah membuat sebuah larangan yaitu mendekati sebuah pohon. Apakah di sorga yg kita dambakan ini masih ada larangan???
ALLAHUALAM….
Salam, saya pernah baca memang dimungkinkan terdapat satu tempat yang tidak bisa dijangkau teknologi sekarangpun satu tempat yang semuanya berbeda dengan mahluk bumi, diketahui dari makam par anabi yang ukurannya tidak seperti mahluk bumi, hanya nabi Muhammad terakhir yang mahluk bumi.
Wallahu alam
wah?seru newh…,jgn2….,begitu kita dh masuk surga….,bsa dikeluarkan lg..,kyk iblis?
tapi klo surga yg dihuni nabi adam beda dengan surga yang setelah kiamat? apakah kita maw pindah agama?
kalau sama? apakah kita mau pindah agama?
truz?
kenapa di bahas?
surga yg mana saja….,yg jelas…..
1.adam pertama kali tercipta untuk tgl d bumi.(maw surga sama ato beda,mau d goda dulu ma setan ato g,yg jelas itu cuma tempat transit)
2.gak th tuh….,
menurut saya artikel ada kurang bukti-bukti yang kuat..
jadi klau mau nulis harus dipikir dahulu..
omong kosong, sak enak udele dewe
saya engga yakin yang nulis naskah ini sudah baca semua ayat yang berkaitan dengan Adam dan Iblis.
misalnya (1)penulis menyatakan tidak dijumpai firman Allah kepada adam sewaktu disurga. Bukunkah didalam Al Qur an dijelsakan bahwa “wa allama adama al asma a kullaha ” (Al baqarah 31) dan kemudian Allah memerintahkan Adam menyebukkan nama-nama benda ini. ” qala ya adamu ambi’hum bi asmaihim…”
(2) mengenai apakah Adam di Surga berbadan kasar ? bagi Allah itu adalah mudah, bukankah Allah mampu menghadirkan Adam dari ketiadaan tanpa melalui ayah dan ibu ? ini juga irrasional bukan ? sesuatu yang belum terjangkau nalar kita bukan berarti itu tidak mungkin.
iblis yang sudah diusir dari Jannah “Ukhruj min hadal Jannah”, kemudian menggoda adam di Jannah. Hal inipun kita tidak mengetahui keseluruhan detilnya. apakah kalau sudah diusir saat itu berrati tidak boleh main lagi, atau gimana ?
kita belum juga menemukan naskah aturan ini bukan ?
jadi sekali lagi kebenaran yang hakiki hannya Allah yang tau.
Wallah a’ lam bis shawab.
wassalam. zen.
ALHAMDULILLAH DAH NAMBAH PENGETAHUAN TENTANG SYURGA, SEMOGA ADA LAGI YANG MENELITI SESUATU UNTUK MENAMBAH PENGETAHUAN, YANG PASTI SEMAKIN TUNDUK DAN PATUH KEPADA ALLAH MAHA SEGALA-GALANYA
kok mumet mikir surga.,yg jelas lihat aja ditelapak kaki ibu.,kan kelihatan syurga..,met kenal bro