Beranda > love > Ungkapan Kasih IBu

Ungkapan Kasih IBu

Rabu, November 1, 2006 Mz Fer Tinggalkan komentar Go to comments

pertama kali baca puisi Ratih Sang ini, rasa hati ingin menagis. mencoba membayangkan kembali kasih sayang dan perjuangan ibu dalam membesarkan kita. benar kata lagu yang sering kita nyayikan pada masa kanak-kanak kita ” Kasih ibu sepanjang jalan, tak terkira sepanjang masa, hanya memberi dan tak harap kembali, bagai sang surya menyinari dunia “.

coba renungkan kembali kasih Ibu kita lewat puisi Ratih Sang ini, dan jangan lupa tuk selalu mengucap doa pada-Nya tuk Ibu tercinta kita. semoga bermanfaat.

mom-and-kid.jpg

Anakku,…
Bila ibu boleh memilih
Apakah ibu berbadan langsing atau berbadan besar karena mengandungmu
Maka ibu akan memilih mengandungmu…
Karena dalam mengandungmu ibu merasakan keajaiban dan kebesaran Allah

Sembilan bulan nak,… engkau hidup di perut ibu
Engkau ikut kemanapun ibu pergi
Engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak karena kebahagiaan
Engkau menendang rahim ibu ketika engkau merasa tidak nyaman, karena ibu kecewa dan berurai air mata…

Anakku,…
Bila ibu boleh memilih apakah ibu harus operasi caesar, atau ibu harus berjuang melahirkanmu
Maka ibu memilih berjuang melahirkanmu
Karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit kelahiranmu
Adalah seperti menunggu antrian memasuki salah satu pintu surga
Karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan ke luar ke dunia sangat ibu rasakan
Dan saat itulah kebesaran Allah menyelimuti kita berdua
Malaikat tersenyum diantara peluh dan erangan rasa sakit,
Yang tak pernah bisa ibu ceritakan kepada siapapun

Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia
Saat itulah… saat paling membahagiakan
Segala sakit & derita sirna melihat dirimu yang merah,
Mendengarkan ayahmu mengumandangkan adzan,
Kalimat syahadat kebesaran Allah dan penetapan hati tentang junjungan kita Rasulullah di telinga mungilmu

Anakku,…
Bila ibu boleh memilih apakah ibu berdada indah, atau harus bangun tengah malam untuk menyusuimu,
Maka ibu memilih menyusuimu,
Karena dengan menyusuimu ibu telah membekali hidupmu dengan tetesan-tetesan dan tegukan tegukan yang sangat berharga
Merasakan kehangatan bibir dan badanmu didada ibu dalam kantuk ibu,
Adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain tidak bisa rasakan

Anakku,…
Bila ibu boleh memilih duduk berlama-lama di ruang rapat
Atau duduk di lantai menemanimu menempelkan puzzle
Maka ibu memilih bermain puzzle denganmu

Tetapi anakku…
Hidup memang pilihan…
Jika dengan pilihan ibu, engkau merasa sepi dan merana
Maka maafkanlah nak…
Maafkan ibu…
Maafkan ibu…
Percayalah nak, ibu sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita,
Agar tidak ada satu kepingpun bagian puzzle kehidupan kita yang hilang
Percayalah nak…
Sepi dan ranamu adalah sebagian duka ibu
Percayalah nak…
Engkau adalah selalu menjadi belahan nyawa ibu…

Ratih Sanggarwati (Ratih Sang)
Jakarta, 21 Agustus 2004
lihat ; KCM- Ratih Sanggarwati: Puisi Untuk Si Kecil

Categories: love
  1. Senin, November 13, 2006 pukul 3:25 pm | #1

    TriMakAsih Ibu………….
    Luv u 4 eva!!!!!!!!!

    mAaFkan kArena aNakmu cM bisa jd OranG aWam…ga LebiH!!

  2. Selasa, November 14, 2006 pukul 8:59 am | #2

    Orang awam terus….dadi bosen. heheh….mari kita berdoa untik ibu kita, semoga kasihnya tidak akan pernah luntur, dan semoga tuhan membalasnya dengan kasih-Nya yang sempurna. Aminn…..

  3. Jumat, November 17, 2006 pukul 7:07 am | #3

    aku ga tau sapa kamu…tapi “big applause” buat puisi kamu

  4. Jumat, November 24, 2006 pukul 6:13 am | #4

    sebagai tambahan informasi..
    silahkan mampir..
    http://orido.wordpress.com/2006/08/24/hotd-ibu/

    semoga berguna..

  5. raf
    Sabtu, November 25, 2006 pukul 6:32 am | #5

    puisina oks euy,ibu maapin aku ya…

  6. Ma
    Sabtu, November 25, 2006 pukul 7:37 am | #6

    HIKZ…

  7. NaNda
    Senin, Desember 11, 2006 pukul 11:50 am | #7

    puisinya buat gw sadar,,,mama maafin nda y!!!

  8. rere
    Sabtu, Maret 24, 2007 pukul 4:48 am | #8

    puisi kmu m’buat q ingt tuk slalu syg, syg n syg slalu ma ibu….
    ibu….maaf y,dah p’nah nyakitin prasaan mu….

  9. dini
    Sabtu, Maret 24, 2007 pukul 6:08 am | #9

    MakaSi mAMa…
    MaKaSi AtaS sMuA yG udH MAMA bERikAN kE dINi..

    MaAf..
    kArENa dINi SeLalU mENgeCEwAkAN MAMA

    I lOVe u WitH alL of My hEaRt..
    aLwAyS & fOReVeR..

  10. Senin, Juli 9, 2007 pukul 9:14 am | #10

    saya minta tolong di kirim puisi keemail saya karena saya adlah pengemar berat puisi anda jadi kita bisa saling betemanan aku posisinya di papua tolong yah ……………………………

  11. Senin, Juli 30, 2007 pukul 1:27 am | #11

    Ass.., saya membaca puisi ini,kertika saya sedang berdosa pada ibu.saya lagi dikantor pada saat saya menulis ini .saya cumpa ibu seminggu sekali.tapi saya pulang kecewa gara-gara ulah kakak saya.tapi semua isi dirumah kena kekesalan saya,termasud Ibunda saya.M@efkan saya mamah…?hati kecil saya sedih.saya menagis menulis surat ini.trimakasih ALLAh S.W.T. tolong berikesehatan jasmani dan rohani,kepada seluruh keluarga besar kami,terutama mamah..?biar saya sakit asalkan mamah sehat .AMIN. wass

  12. Senin, Juli 30, 2007 pukul 1:29 am | #12

    saya cari temen yang bisa diajak saling memberi sehat dan menasehati.email saya ; maxdunia_357@yahoo.com

  13. Senin, Juli 30, 2007 pukul 7:31 am | #13

    saya yakin, ibunda sudah memaafkan kesalahan anda. tidak terkecuali, meskipun kesalahan tersebut sangatlah besar. ungkapan kasih ibu tiada terkira, tak bisa dilukiskan dengan kata-kata. so, untuk membalasnya, senantiasa sempatkan berdo’a pada yang maha kuasa agar selalu memberikan yang terbaik untuk ibunda tercinta. salam kenal …. :-)

  14. d’tov
    Minggu, Agustus 5, 2007 pukul 12:34 am | #14

    assalamu’alaikumwrwb,… amienn… semoga Allah SWT selalu memberi ibu ksehatan, agar kasihnya tak pernah padam, dan cintanya pun takkan pernah terbenam.. karena aku juga ndak ingin lihat cahya senyum-senyum cinta dari seorang ibu menjadi kelam.. makasih dan maaf sbesar-besarnya buat mama.. wassalam..

  15. putreeee
    Jumat, Agustus 17, 2007 pukul 9:07 am | #15

    ma….maafkan kami anak2mu….
    karena kelak kami juga akan mengalami apa yang kau rasakan selama ini,,,
    we luv u…..

  16. iz
    Rabu, Agustus 22, 2007 pukul 8:38 am | #16

    ibu sungguh besar kasih sayangmu yang kau berikan pada anak2mu, ibu aku meminta maaf padamu aku rela mencium kakimu yang suci bahkan surga pun berada ditelapak kakimu,,ibu kau adalah ibu yang tak pnah mengeluh saat kau berada pada situasi yang sangat mendesak bahkan saat kau harus berjuang membagi waktu antara mengurus anakmu dan ayah yang sedang sakit stroke kau tetap tegar dan tabah selalu sabar menanti rejeki yang akan terus mengalir untukmu hingga akhirnya ayah harus berpulang kepada pemilik-Nya ya,ayah dipanggil oleh ALLAH SWT tapi kau tetap tegar menghadapi kenyataan dimana kau harus kehilangan seseorang yang ada disamping mu bertahun-tahun ibu aku salut akan perjuangan mu ibu ayah pasti bangga memiliki seorang istri yang sangat menyayangi nya bu…aku minta maaf ya…i loph u much mom n u have to know pap loph u too…..

  17. gitavina
    Kamis, September 13, 2007 pukul 2:44 am | #17

    Puisi yang menyentuh lubuk hati seorang ibu yang selalu menyayangi putra tercinta dan tak akan dapat kita ucapkan tapi akan selalu ada di hati……

  18. adie
    Sabtu, September 29, 2007 pukul 9:16 am | #18

    a tak tau harus bilang apa…
    spertina ibuku g bner2 iklash…

  19. Riz
    Selasa, Oktober 2, 2007 pukul 2:31 am | #19

    BUNDA…. sungguh tak dapat ku uraikan dengan kata-kata betapa besar pengorbananmu… kasih sayang mu … cintamu… dan ketulusanmu …. rasanya cintaku padamu takkan pernah cukup menyamai sayang umi padaku…. semoga BUNDA selalu dalam lindunganNya …. suatu kebahagiaan terbesar bila ku dapat membuat bunda selalu tersenyum dan bahagia. I LOVE U BUNDA KU TERSAYANG.

  20. titi
    Rabu, Oktober 3, 2007 pukul 6:04 am | #20

    mama cepat sembuh yah…
    titi sayang mama…

    thanks banget puisinya…
    sampe kadang kita g menyadari
    betapa besar cintanya pada kita.

    saat dia berjuang melawan penyakit
    br kita sadar arti dan pengorbanannya…

  21. vrie97
    Kamis, November 1, 2007 pukul 1:17 pm | #21

    ibu engkau adalah pahlawan bagi anak-anak mu, tanpamu ibu kami tidak bisa apa-apa. TERIMA KASIH YA BU. I LOVE YOU MOM

  22. amiroel_o
    Jumat, November 2, 2007 pukul 8:03 am | #22

    bunda, makasih banyak atas semua pengorbanan yang engkau berikan kapada kami “anak2mu”. walaupun sang ayah telah di panggil oleh sang pencipta ALLAH SWT, tp kasih sayang mu tidak pernah pudar. I love U bunda,,..

    buat bunda tersayang Herawaty Moenaf,SPd

    From : Amiroel Oemara

  23. putra
    Senin, November 26, 2007 pukul 7:36 am | #23

    Mama…terimakasih banyak karenamu aku bisa melihat dunia ini…dan karena mama lah kami kenal dunia ini

    thank`s mama…I LoVE U buat mama

  24. putra
    Senin, November 26, 2007 pukul 7:39 am | #24

    buat yang nulis puisi ini thank`s ya

    baru sekarang gw sadar betapa berharganya seorang mama…dan betapa besarnya cintanya buat kita…mama maaf kan putra ya selama ini putra selalu melawan sama mama

  25. Harry
    Jumat, Januari 4, 2008 pukul 7:40 am | #25

    Aku benar-benar merasakan penyesalan, memang… penyesalan selalu datang di akhir.
    Mamah, apapun bentuk kesalahanku yang kecil maupun yang terbesar…. Aku minta maaf yang sebesar-besarnya…. Mamah lah cahaya yang dapat menerangi ketika aku susah, kecewa, sengsara, sedih, gundah gulana….
    Cintamu memang tiada batas akhir… tiada jarak…. tiada nilai, sehingga aku merasakan cintamu sungguh berarti untuk hidupku….
    Maafkanlah aku Mah…. sehingga membuatmu sedih, perih, dan sakit…
    Hanya Doa-doa ku yang mungkin dapat membuatmu tersenyum hingga aku menitikkan air mataku…
    Selamat Jalan Mamah…. Semoga Mamah diberikan tempat yang indah dan layak disisiNya, semoga tenang di alam sana, dan semoga di jauhi dari siksa api neraka, di berikan jalan menuju pintu surga….Dan Surgalah tempat terbaik untuk Mamah… Mungkin inilah yang terbaik jalan untuk mu Mamah…
    Cinta anak-anakmu tak akan pernah pudar…Kami akan selalu mendoakanmu… Amin
    Selamat Jalan ibundaku tercinta….. 080848-181207

  26. rara
    Jumat, Januari 18, 2008 pukul 7:46 am | #26

    Puisinya bagus bgt, dng bc itu aku jd inget ma ibu dirumah. Aku skrang jauh dari ibu. ibu aku hanya bisa berdoa semoga ibu dan juga bapak baik2 dirumah. Aku sayang sama kalian. I LOVE YOU SO MUCH.

  27. erwan
    Jumat, Maret 14, 2008 pukul 8:32 am | #27

    i luv u mamah….. mizz u

  28. Minggu, Maret 16, 2008 pukul 6:24 am | #28

    rego

  29. Jumat, April 4, 2008 pukul 5:03 am | #29

    Ibu..maafkan anakmu ini yang sampai saat ini belum bisa membahagiakanmu? belum bisa membalas semua pengorbananmu? belum bisa melebihi kasih sayngmu untukQ…

    y Allah..ampunilah semua dosa2 ibuQ… Sayangilah dia karena dia telah menyayangiQ semenjak aq di dalam kandungannya.. masukkan dia ke Surga-Mu… Tambahkan Rizki-Mu untuknya… Amin….

  30. methz
    Minggu, April 20, 2008 pukul 4:19 pm | #30

    ,,,mama,,, metha kangen,,,
    makasih karena mama memilih berada disisi kita,,
    ,,luv U mom =}

  31. Sabtu, Mei 10, 2008 pukul 2:14 pm | #31

    ma… maaf kan aku jika tak bisa penuhi keinginanmu.
    aku akan tetep berusaha
    aku hanya mohon doa restumu

  32. Yuni
    Minggu, Mei 18, 2008 pukul 4:54 pm | #32

    makasih atas puisi yang sangat menyentuh ney…..
    aq ga tau apa yang harus kubuat untuk membaLas smua kebaikan mama aq……….
    Aq merasa aq tidakLah berarti tanpa mamaq tersayang….
    Mama aq sayang sekali sama mama…………………
    Maaafkan semua kesalahanq,tapi aq berjanji pada Tuhan aq akan tetap berusaha membahagiakan my parents

  33. Rabu, Mei 21, 2008 pukul 3:19 am | #33

    indahnya….

  34. edo
    Kamis, Mei 22, 2008 pukul 10:19 am | #34

    Puisimu buat ku sedihhhhhhhhhhh buanget.

    ku jadi kangen ma ibu nich………

  35. firman
    Kamis, Mei 22, 2008 pukul 2:09 pm | #35

    ibuuuu….
    ampuni saya ibu yg slalu menentang ibu

  36. apink
    Sabtu, Mei 24, 2008 pukul 3:36 am | #36

    ya Allah memang indah kasih ibu,,tulus dan tiada bertepi,,
    surga dibawah telapah kaki ibu ,dan dengannya aku dapat merasakan indahnya surga dunia ini,,semua karenamu ibu,,
    terimakasihhhh, semoga kita tetap lindunganNYA..,,

  37. Jumat, Juni 6, 2008 pukul 7:39 am | #37

    semoga ibu dirahmati….

  38. Iwan
    Senin, Juni 23, 2008 pukul 10:01 am | #38

    I love u mom

    kini ku tau isi hatimu.

  39. vrie97
    Sabtu, Juli 5, 2008 pukul 5:01 am | #39

    Ma, ri minta maaf sebesar-besarnya atas semua kegundahan yang ri rasakan selama papa tidak ada. ri tau mama merasa ri begitu keras begitu tidak mau mengerti.padahal dilubuk hati ri yang paling kecil tertanam seribu sayang ri ke mama. mungkin saat ini ri hanya bisa menunjukkan hormat,cinta dan sayang ri seperti ini. pasti suatu saat mama, kakak ku yang selalu ku sayangi akan mengerti betapa ri sangat menyayangi keluarga ini.

  40. viko@yahoo.com
    Sabtu, Juli 5, 2008 pukul 5:03 am | #40

    miss u mom

  41. utha
    Rabu, Juli 9, 2008 pukul 12:10 pm | #41

    mama…!!!

    maaf kan utha ya…!!!

    utha selalu membohongi dirimu..!!!

  42. PuTr%
    Senin, Juli 14, 2008 pukul 7:01 am | #42

    mama…….
    terima kasih atas jasamu kepada q
    demi menguliahkn q kau tega berjemur,dan menguras keringatmu
    mama……..
    kau adalah segalanya bagi q
    kau juga adalah nyawa q
    begitu banyak pengorbananmu demi menghidupkan
    dan menyekolahkan anakmu sampai kepergeruan tinggi.
    mama………
    sampai sekarang q belum bisa membalas jasamu
    mama………
    terima kasih atas segala yang kau beri untuk q
    mama………. kasihmu sepanjang masa………
    ilove u…….mama !

  43. vita
    Senin, Juli 21, 2008 pukul 8:07 am | #43

    wlo pn q dbsarkn olh ibu tiriq tp stlah bca puisi rsanya tiada lg yg nmax ibu tiri dlam htiq yg ada adlh sosok ibu yg sllu sayang am q, ibu q sayang ibu n q pgn ibu sllu ad dsa’at q sedih maupun senang cz slma ni cma ibu yg q tau, wlopn ibu kndung q sndri tlah prgi mninggalkan q dsa’at q mmbtuhkan khangatan plukan beliau, ayah trimakasih krna tlah mmberikan ibu yang baek bwt q, I LOVE U MAM……:-)

  44. pic
    Minggu, Juli 27, 2008 pukul 2:27 pm | #44

    mah makasih untuk semuanya

  45. Minggu, Agustus 3, 2008 pukul 12:41 pm | #45

    yakin puisinya menyenentuh banget

  46. Senin, Agustus 4, 2008 pukul 4:34 am | #46

    ibu…, kami anak2mu sangat menyayanngimu. kami sadar betapa berat derita dan perjuanganmu dalam membesarkan kami. tiada apapun yang dapat kami lakukan tuk membalas pengorbananmu selain “DOA”.

    Tuhan…
    Berikanlah umur yang panjang dan kesehatan serta perlindunganMu bagi Ibuku Sayang.

    Ibu….
    Kami bangga menjadi Anak-nakMu..

  47. boby
    Minggu, Agustus 17, 2008 pukul 3:45 pm | #47

    aku lg jauh sma ibuku…..dan stelah baca puisi ini aku mnangis,,,,,mba tlong kirim puisi ke email aku ya ma kasih

  48. cia
    Kamis, Agustus 21, 2008 pukul 12:36 pm | #48

    ibu.
    kalau aku bisa melukis,
    wajahmu adalah lukisan terindah pertama yg akan aku buat.

  49. adit
    Sabtu, Agustus 30, 2008 pukul 6:24 am | #49

    ibu…
    anakmu mengakui kesalahannya
    yang tak bisa selalu membahagiakanmu

    ibu…
    anakmu mengakui kekeliruannya
    yang selalu membuat tubuhmu penat karena ulahku

    ibu…
    anakmu mengaku salah
    yang selalu membalas senyummu dengan tangismu

    ibu…
    anakmu mengaku salah
    yang tak menjagamu kala engkau rapuh

    Ya Allah…
    inilah diriku
    menghadap kepadaMu dengan penuh kehinaan

    Ya Allah…
    inilah diriku
    menghadapmu kepadaMu dengan setumpuk cela

    Ya Allah…
    ampunilah dosa-dosa orang tuaku dan dosaku

    Ya Allah
    ampunilah kesalahan-kesalahan orang tuaku dan diriku

    Ya Allah…
    kumpulkanlah diriku dengan orang tuaku dalam surga Firdaus…

  50. y4y4nk
    Jumat, September 12, 2008 pukul 9:53 am | #50

    mama,y4y4nk kangen mama……..y4y4nk gie dianiyaya ma sayangnya y4y4nk nie.

  51. reza
    Senin, September 22, 2008 pukul 8:04 am | #51

    terima kasih ibu…..
    engkau mau melahirkanQ,merawatQ,dan mendidikQ menjadi seperti skrang
    maaf ibu…..
    aku belum bisa menjadi orang seperti yang kau harapkan

  52. Kamis, Oktober 16, 2008 pukul 9:52 pm | #52

    Ass….Puisinya bagus, iZin ya! saya posting di MP saya. Thanks

  53. pujiastuti
    Kamis, Oktober 23, 2008 pukul 6:16 am | #53

    Bila,,,,,,,,,,
    kusam,,,lelah,,, ragu,,, marah ,,,, singgah menghampiri
    keputus asaan menyapa bagai angin mengempaskanku hingga aku mampu terhempas tejatuh,, bahkan teluka ,,,, membuatku menangis , membuatku mengeluh ,,,, terasa tak hidup. hanya satu kata yang mampu membuatku tegak berdiri yaitu kata ibu ,,, dia yang selalu menemaniku ,,,mengiburku yaaaa dia dia yang selalu pehatian memberi semangat yang tak habis untuk ku ,,, meski kini tak lagi kurasa peluk hangat yaaa,,, meski kini ucapan segala cerita telah jauh memisahkanku ,,, yaaa demi sebuah mimpi,,, mimpi hingga aku ada disini menjauh dari ibu menjauh dari hngatya pelukan ibu aaaaahhhhhhh,,,,,, ingin sekali aku berteriak agar ibu mendengar bahwa disini aku sendiri tanpa teman ,,, bahwa disinia aku sering menangis merindukan ibu ,,,, ibu aku ingi cepat pulang memeluk ibu memeluk ayah mafkan aku yang selalu tak menurut ,, mafkan aku yang tak pernah mampu membanggaka mu ,,,, maafkan aku yang tak bisa membahagiakanmu AKU MENCINTAIMU SELALU …..

  54. nda
    Minggu, Oktober 26, 2008 pukul 1:19 pm | #54

    makasih ibu…………………
    luph u 4ever,,,,

  55. tiar badawi
    Sabtu, November 15, 2008 pukul 6:32 am | #55

    ibu maafkan aku ya,,,aku selalu membantahmu,aku selalu membuat kamu kesal

  56. tiar badawi
    Sabtu, November 15, 2008 pukul 6:34 am | #56

    ibu maafkan aku ya,,,aku selalu membantahmu,aku selalu membuat kamu kesal………aku tau sebenarnya ibu sayang ma aku,,,,sekarang aku dah jauh ma ibu sehingga aku bisa ngerti betapa pentingnya ibu ada disini….i love you ma

  57. Senin, Desember 22, 2008 pukul 9:05 am | #57

    Hiks….

    Ma,… maafin adi yah!…

    terimakasih untuk semua yang mama berikan, mungkin adi g bisa memberikan yang terbaik untuk mama. Tapi, adi janji untuk membuat mama selalu tersenyum..

    mama,,, I Love You MAMA..

  58. Selasa, Desember 23, 2008 pukul 3:24 am | #58

    aku terharu banget ma puisi yg satu ne….love you mom…may allah bless you…

  59. Senin, Februari 16, 2009 pukul 4:42 am | #59

    ibu…terima kasih kau telah membesar kan aqu hingga aqu bisa merasakan pahit dan manisnya dunia ini..
    ibu,,,,aqu sayang sama ibu i love you forever

  60. Minggu, Februari 22, 2009 pukul 4:04 am | #60

    IBU U ADALAH BELAHAN JIWAKU <
    < *

  61. imey
    Kamis, Maret 5, 2009 pukul 7:22 am | #61

    Assalamu’alaikum….

    huweeeeeeeeeee
    hiks…..hiks….
    kangen…
    ibuuuuuuu…….
    makasih puisinya mbak ratih sang….
    bener2 bagus bgt….

  62. qiara
    Rabu, Maret 11, 2009 pukul 4:19 am | #62

    ibu,,,kau adalah segalanya bagiku…masa kecilku penuh canda dan tawa,dipeluk dan dimanja.. betapa bahagianya kurasa saat berada disampingmu..ayah dan ibu,kasihmu tak bisa di tukar ganti,tak bisa dijual beli…aku sayang sama kamu…walaupun hidupmu penuh dengan derita,deria untuk membesarkanku..kau tetap tabah,kau tetap kuat..aku bangga mempunyai seorang ibu seperti kamu..yerima kasih kerana melahirkan aku didunia ini..tanpa kau aku tidak bisa melihat setiap keindahan dunia cipyaan allah S.W.T……terima kasih ibu..i love you so much!!!!!

  63. maya
    Jumat, Maret 13, 2009 pukul 1:55 am | #63

    Terima kasih buat puisi yang bagus bgt ini..

    terima kasih buat Ibu yang sudah berjuang untuk mengandung + melahirkan aku ke dunia meski tidak ikut merawat aku karena divorce..namun aku sangat menghargai mu Ibu..

    sebagai seorang ibu,
    saat ini saya sedang bekerja, jadi merasa sangat berat untuk meningglkan anak yg masih 9 bulan..
    suatu saat saya harap anak saya dapat memahami perasaan saya saat ini..

    sekali lagi..terima kasih Bu Ratih Sang

  64. dhanang
    Selasa, Maret 17, 2009 pukul 8:51 am | #64

    terimakasih Tuhan kau telah menurunkan malaikat q yang selalu menyayangi q sepanjang waktu…………..

    ibu……
    q sayang ama kamu………

  65. Lyn
    Jumat, Mei 8, 2009 pukul 5:05 am | #65

    Betapa indah puisi…begitulah perasaan dan naluri ibu…Aku yang pernah menjadi ibu begitu jugalah rasa bagaiman kasihnya pada anak2…Selamat hari ibu..buat semua ibu2…….

  66. Selasa, Mei 12, 2009 pukul 6:00 pm | #66

    kasih ibu sepanjang masa

  67. pipih
    Jumat, Mei 22, 2009 pukul 10:10 am | #67

    Selama 18thn W blum pernah ketemu ama ibu dan ayah W .
    Setiap W ulangtahun W selalu berdoa ,byar W ketemu sama orang tua W .
    W selalu sirik sama org lain yang punya orangtua .
    W pengen ngerasain hangatnya peluk seorg ibu .

  68. Raymond
    Rabu, Mei 27, 2009 pukul 11:54 am | #68

    bacod..

  69. teguh
    Jumat, Juni 19, 2009 pukul 12:03 pm | #69

    trimakasih ibu

    cinta dan sayangku hanya untukmu seorang
    ibu………….
    aku ingin memelukmu lagi
    aku ingin didekatmu sekarang

  70. yuan yulia
    Minggu, Juli 5, 2009 pukul 8:03 am | #70

    subhanallah,,bu,terima kasih banyak bu…saya sayang ibu…kasih ibu takkan pernah terbalaskan oleh apapun dan sampai kapanpun….saya mohon doamu ibu…

  71. gita
    Kamis, Agustus 6, 2009 pukul 1:17 pm | #71

    I love you full mam,…………………

  72. Arleyne
    Senin, Agustus 10, 2009 pukul 11:11 am | #72

    I Love you mom,,,
    4eVer,,,

  73. aliakbal musa
    Rabu, Agustus 12, 2009 pukul 4:22 am | #73

    ibu terima kasih atas jasa mu kerana melahirkan saya di dunia ini,
    saya rasa bersukur sebab ibu sanggup menjaga saya sehingga ke hari ini,
    jasa mu ibu tidak dapat kami balas dengan wang ringgit hanyalah dengan sekalung doa….

  74. widiya
    Kamis, Agustus 13, 2009 pukul 4:13 am | #74

    tingkyu dah bagi2 pisinya yg menentuh bgt
    …..makasih mama….atas segala cinta dan kasih yang mama beri
    terimakasih mama atas segala perjuangan yg tlah mama korbankan
    terima kasih mama tas semua do’a yang mama panjatkan untukku
    makasih mama atas segala amanah yang mama percayakan padaku
    makasih mama atas semua yang telah mama lakukan untuk kami
    sejuta ungkapan terima kasih ku tak mampu mengimbangi semua ketulusan
    yang mama anugrahkan padaku
    namun…ada sepenggal kata yang yang belum ku ucap
    “maafkan aku mama”belum bisa membuat membuat mu bangga padaku
    hingga hembusan nafas terakhirmu
    tapi aku berjanji akan membuat simpul senyum mama mjd yang tercantik
    karena aku tidak akan mengecewakanmu
    agar mama tau, betapa aku mencintai dan merindukanmu
    terima kasih ya..Allah
    atas segala rahmat dan karunia mu
    terima kasih telah melahirkan ku ke bumi
    dari rahim seorang wanita yang sangat cantik dan hebat di bumi ini
    mama….. aku sayang mama

  75. tias
    Senin, Agustus 24, 2009 pukul 8:47 am | #75

    thanks mom,,,,,,,,,,,,,,,
    You are my life………..
    luph U
    4ever………….

  76. vhie2
    Minggu, September 6, 2009 pukul 7:33 am | #76

    mama…
    q chayank buanget ma’ mama…
    q janji ga’ akan ngecewain mama, n q janji bakal jadi anak yg bisa ngebahagain n ngebanggain mama…
    LOVE U SO MUCH…!!!
    ALWAYS…
    N 4EVER…!!!
    thanks god, u give me mother like her…
    nothing other can changes her in my heart…
    just u, ma…

  77. habib01spink
    Senin, September 21, 2009 pukul 2:48 pm | #77

    katanya ibu:
    “Anakku,…
    Bila ibu boleh memilih
    Apakah ibu berbadan langsing atau berbadan besar karena mengandungmu
    Maka ibu akan memilih mengandungmu…
    Karena dalam mengandungmu ibu merasakan keajaiban dan kebesaran Allah

    Sembilan bulan nak,… engkau hidup di perut ibu
    Engkau ikut kemanapun ibu pergi
    Engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak karena kebahagiaan
    Engkau menendang rahim ibu ketika engkau merasa tidak nyaman, karena ibu kecewa dan berurai air mata…

    Anakku,…
    Bila ibu boleh memilih apakah ibu harus operasi caesar, atau ibu harus berjuang melahirkanmu
    Maka ibu memilih berjuang melahirkanmu
    Karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit kelahiranmu
    Adalah seperti menunggu antrian memasuki salah satu pintu surga
    Karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan ke luar ke dunia sangat ibu rasakan
    Dan saat itulah kebesaran Allah menyelimuti kita berdua
    Malaikat tersenyum diantara peluh dan erangan rasa sakit,
    Yang tak pernah bisa ibu ceritakan kepada siapapun

    Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia
    Saat itulah… saat paling membahagiakan
    Segala sakit & derita sirna melihat dirimu yang merah,
    Mendengarkan ayahmu mengumandangkan adzan,
    Kalimat syahadat kebesaran Allah dan penetapan hati tentang junjungan kita Rasulullah di telinga mungilmu

    Anakku,…
    Bila ibu boleh memilih apakah ibu berdada indah, atau harus bangun tengah malam untuk menyusuimu,
    Maka ibu memilih menyusuimu,
    Karena dengan menyusuimu ibu telah membekali hidupmu dengan tetesan-tetesan dan tegukan tegukan yang sangat berharga
    Merasakan kehangatan bibir dan badanmu didada ibu dalam kantuk ibu,
    Adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain tidak bisa rasakan

    Anakku,…
    Bila ibu boleh memilih duduk berlama-lama di ruang rapat
    Atau duduk di lantai menemanimu menempelkan puzzle
    Maka ibu memilih bermain puzzle denganmu

    Tetapi anakku…
    Hidup memang pilihan…
    Jika dengan pilihan ibu, engkau merasa sepi dan merana
    Maka maafkanlah nak…
    Maafkan ibu…
    Maafkan ibu…
    Percayalah nak, ibu sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita,
    Agar tidak ada satu kepingpun bagian puzzle kehidupan kita yang hilang
    Percayalah nak…
    Sepi dan ranamu adalah sebagian duka ibu
    Percayalah nak…
    Engkau adalah selalu menjadi belahan nyawa ibu…”

  78. habib01spink
    Senin, September 21, 2009 pukul 2:49 pm | #78

    s

  79. habib01spink
    Senin, September 21, 2009 pukul 3:28 pm | #79

    Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
    Lewati rintang untuk aku anakmu
    Ibuku sayang masih terus berjalan
    Walau tapak kaki, penuh darah… penuh nanah

    Seperti udara… kasih yang engkau berikan
    Tak mampu ku membalas…ibu…ibu

    Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu
    Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu

    Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku
    Dengan apa membalas…ibu…ibu….

  80. randi ,m
    Jumat, Oktober 9, 2009 pukul 2:20 pm | #80

    maafkan aku mamah trecinta

  1. Selasa, Desember 16, 2008 pukul 9:10 pm | #1
  2. Jumat, Desember 19, 2008 pukul 1:59 pm | #2